STUDENT PROGRAM
Sistem pembelajaram selama ini cenderung mencetak generasi cerdas otak dan sedikit kecerdasan ruh (batin). Pendidikan hanya menghasilkan generasi pintar tapi kurang memiliki attitude yang baik. Produk pendidikan pun menjadi manusia pintar yang hanya mengejar keuntungan sendiri, pintar melakukan korupsi, pintar merusak hutan yang sering mengakibatkan bencana di negeri ini.
Untuk mengisi kebutuhan pembentukan attitude maka diperlukan sentuhan dalam bentuk lainnya berupa pelatihan kepekaan hati yang dibawakan melalui pendidikan kebersamaan di alam bebas yang sesuai dengan perkembangan usia.

Pengalaman mengatakan bahwa konsep belajar di luar ruang sama sekali berbeda dengan proses belajar-mengajar di dalam kelas. Belajar di alam terbuka memakai seluruh lingkungan sebagai sumber pengetahuan. Artinya, interaksi dalam proses belajar-mengajar pada pendidikan alam terbuka mempertemukan ide-ide atau gagasan dari setiap individu sebagai salah satu sumber belajar. Penekanan science camp lebih dari sekadar belajar tentang alam, akan tetapi peserta juga akan mengenal hubungan tiap-tiap mahluk hidup yang ada di alam (ekologi). Di pandu oleh tenaga-tenaga profesional yang berpengalaman dibidangnya.
Menggunakan konsep bermain sambil belajar, yaitu konsep yang memberikan pengetahuan kepada anak-anak dengan alam sebagai mediator agar anak-anak kelak dapat menangani dan menyiapkan mereka untuk menyelesaikan berbagai masalah yang kelak akan mereka temui di tengah masyarakat. Pada kegiatan ini anak-anak tidak hanya bermain sambil berpetualang melainkan akan di bekali dengan pengetahuan ilmiah yang dikemas secara praktis dan mudah dipahami.





